O..o.. Selain pacar dilarang masuk!

 09 Apr 2012

Kost disini sebenarnya asyik. Tempatnya strategis, di belakang kantor, dekat dengan apartemen, mal, gym, kolam renang (numpang di apartemen), bar (kalau mau mencari bule, cowok tajir atau tante genit), etc. Sebelahnya juga banyak penjual makanan miscellaneous, bahkan bengkel. So, ga perlu kuatir kelaparan apalagi kesepian.

Tentunya juga mudah dicari karena lokasinya tepat di pinggir jalan—punya ciri khas. Dan yang pasti, sangat-sangat murah untuk kost room privacy di tengah kota–segitiga emas–yang menjadi central business Jakarta. Yupz, kost saya di Mega Kuningan! Bukan promosi yang akan saya ceritakan, tapi hal menggelitik yang ga asyik dan konyol.

Bapak-Ibu-Bude-Pakde Kost mengijinkan teman-teman penghuni kost menerima tamu asalkan menghormati mereka dan ga melebihi jam malam, 10 PM. Haish Ningrat! Saya sendiri ga menggubris serius aturan-aturan yang ada karena saya punya kepentingan sendiri dengan waktu saya; yang penting bayar kost tepat waktu dan senyum 5 jari jika berpapasan dengan mereka. Hmmm… I have no problem not following the rule and I'm still a nice girl for them. Pasang muka lugu!

Warga pemukiman yang mayoritas Betawi (no SARA) dengan sikap sok akrab akhirnya membuat saya dikenal dan mengenal mereka. Mulai dari tukang ojek, mbak jamu, pedagang, pemilik warung, yaaa… hampir semuanya deh.

Tukang ojekGini-gini saya kenal neng Chindona, lho…

Sociality memang ga bisa ditebak. Perhatian mereka menjadi point terbaik untuk saya dan membuat saya merasa terlindungi tanpa perlu menyewa bodyguard. Hahaha… Ada yang menjadikan saya sebagai penglaris dan diberi harga murah—luck, atau menjadikan saya cewek borju dan diberi harga selangit—bad.

Tanya aja mereka yang namanya "mbak cantik"; itu kata mereka lho!!! Abang ojek sering bertanya, "Mbak, cowok yang ini mana? Cowok yang itu mana? Yang ini nih, yang itu tuh. Cieee cowoknya baru :wink:" Hadeeeh Bang, how did you recognize them? Komentar aneh mereka sekedar hiburan bagi saya dan mengingatkan saya apa kabar kalian. Salam hormat untuk warga! XOXO, Gossip Girl.

Beberapa kali teman lelaki (red. teman, bukan pacar) saya datang ke kost nyelonong, ci… luk… baaa… dan membuat saya shock. What you doing here, dude? Atau menjadi detective dadakan menguntit kemana pun saya pergi? BT dunkz, gimana kalau saya sedang dengan pacar kemudian dia nongol? Oupz, siapa yang harus malu? Atau saya tidak mood dengan orang itu tetapi karena ijin kehadiran ga kunjung turun kemudian dia datang tanpa permisi? That's annoying habit!

Peeping tomChindona ada di kost ga, ya?

Sedikit terlintas di pikiran, apa semua orang boleh masuk kost saya? Kalau dibilang ga diijinkan datang akan ada cerita lanjutan, "Kenapa…kenapa… kenapa…?" So, the simple answer, dengan celetukan iseng, untuk yang mau berkunjung diberi aturan yang katanya enggak banget, yang sebenarnya bukan aturan tapi karena saya bingung menjawab kalian dengan harapan mereka tidak tau kost terutama kamar saya, "Selain pacar dilarang masuk kost gue!"

Well, kapan pun ada waktu dan Anda butuhkan silakan mampir, tentunya dengan ijin dari saya. Depends on my mood too! Welcome to my apato Bellagio-behind…



Suka ceritanya? Jangan lupa Like-nya :)